Siapa Lagi Yang Mau Saya Korbankan !   4 comments

P. Ahmad setiap tahun selalu membeli kambing untuk dikorbankan pada bulan haji (bulan Dzhulhijah)

Sebagai seorang PNS  gol. IIb dengan satu istri dan 3 orang anak, ia berusaha menyisihkan penghasilannya setiap bulan agar bulan haji bisa berkorban satu kambing saja, yang dagingnya dapat dibagikan pada tetangganya

Senyum P. Ahmad merekah bila dapat melaksanakan korban tersebut.

Padahal setiap harinya istri dan anak-anaknya bermuka muram, hal tersebut karena keluarga P. Ahmad hidup di bawah garis kemiskinan.

Melihat keluarganya seperti itu, P Ahmad berpikir, bagaimana caranya agar keluarganya tidak bermuram durja tetapi ia dapat melaksanakan korban pada bulan haji.

Dikantor sebagai pelayan masyarakat, P. Ahmad dikenal sebagai pekerja yang rajin dan disenangi rekan-rekannya.

Akan tetapi persoalan di rumah membuat ia banyak berpikir.

Satu pihak ia ingin berkorban, dilain pihak ia harus mengorbankan anak dan istrinya dengan memotong penghasilannya Rp. 100.000,- per bulan.

Agar ia dapat berkorban dan keluarganya tidak dipotong penghasilannya, P. Ahmad mulai memberikan pelayananya pada masyarakat dengan baik bila ada TIPs,

Yang tidak memberi TIPs, P. Ahmad akan menunda-nunda pekerjaan tersebut.

Alhasil ternyata dalam sebulan P. Ahmad bisa menghasilkan TIPs dari masyarakat pengguna jasanya sampai Rp. 300.000,00

Pada hari ini, ia dan keluarganya bisa tersenyum, karena lebaran haji kali ini, ia bisa berkorban 2 ekor kambing ditambah nasi untuk disantap oleh tetangganya.

P. Ahmad sangat bersyukur, karena Sang Penguasa Alam telah memberinya jalan.

Tahun depan siapa lagi yang akan dijadikan korban P. Ahmad ? Siapa lagi yang mau saya jadikan korban….he…he…

Posted 8 Desember 2008 by Pucuk in Coretan

4 responses to “Siapa Lagi Yang Mau Saya Korbankan !

Subscribe to comments with RSS.

  1. Jadi inget iklan di tipi kemarin

  2. Dugh…jd g enak hati bacanya…ini bs jd cerminan Qta semua… A[alagi buat yg mampu kali ye..🙂
    Met idul adha ya

  3. sungguh malu saya membaca artikel ini…..ada sindiran didalamnya buat kita-kita yang sesunguhnya mampu tapi malas buat berkurban dengan alasan klise

  4. Tidak usah mencari korban, kita belajar saja dari Pak Ahmad. Gimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: