Lembut Jadi Keras, Tegas Jadi Ganas   6 comments

Pa. Udin sudah lama mengajar di SMP Tanpa Bakti, kurang lebih 24 tahun. Walau bukan PNS tapi pekerjaannya dia lakukan dengan penuh cinta kasih.

Tangannya yang sudah mulai keriput ternyata mempunyai banyak makna buat anak-anak didiknya. Kalau dihitung mungkin sudah lebih dari 2.000.000 juta murid yang bersalaman ria dengan beliau. Bahkan tak kurang tangannya itu di cium oleh murid-muridnya.

Dengan Tegas dan Keras dia menerapkan setiap aturan di sekolahnya

Cinta dan kasih yang tulus dari pa. Udin membuat hidupnya senang dalam memberi pendidikan pada anak didiknya

Pagi yang cerah, pa. Udin masuk kelas, semua muridnya menyambut dengan senyum yang merekah.

P. Udin    : Hari ini kita mulai pelajaran bab yang baru, Bp. akan cerita sekilas tentang ………………(P. Udin terus bercerita, sementara….)

Tenda       : Jadi ngak kita kerjain si erna ? tenda berbisik pada Rosid

Rosid       : Kasih tahu Jalu (ketua kelas), biar dia yang mengkoordinir

Erna         : Lu kata si rosid kamu yang koordinir kerjain erna.

Jalu          : Sembari nengok kiri kanan mulai membisikan pada teman-teman yang lainnya.

Suasana pagi yang masih segar untuk belajar  tidak mereka pergunakan dengan baik, anak-anak malah asik bisik-bisik sama temannya.

P. Udin    : Steeeeeeeet, ada apa kalian ? kok bisik bisik, tidak seperti biasanya.

Anak-anak : Tidak ada apa-apa pa.

P, Udin   : Ya, mari kita lanjutkan, jangan berisik lagi………..

Tiba-tiba….Blak, bangku di pukul, anak-anak semua diam.

P. Udin    :  Jalu kamu ketua kelas malah buat ribut, ada apa ? (dengan nada tinggiii)

Jalu           : Ngak ada apa-apa pak

P. Udin     ; Kalau ngak ada apa-apa kenapa kamu bisik-bisk, sambil cengengesan segala.

Jalu            : Mem (keburu dipotong Pa. Udin)

Plak, plak tangan keriput itu menampat pipi Jalu.

Tenda merasa tidak enak, Ia pun berdiri dan berkata pak, dia (keburu dipotong P. Udin) kamu juga sama tenda, plak, plak tangan keriput itu nempel dipipi tenda.

Suasana makin mencekam, kelas makin sepi.

Pa. Udin makin marah, tangan yang tadinya lembut jadi keras, sikapnya yang tegas jadi ganas…he…he…(bukan singa loh)

Pertanyaannya

  1. Si Erna mau dikerjain apa sih, sehingga teman-temannya sangat antusias, malah jalu ketua kelasnya ikut-ikutan mengkoordinir ?
  2. Cerita bab apa yang diterangkan pa. Udin ?
  3. Apakah anak-anak tahu  penyebab pa. Udin marah ?

Posted 12 Desember 2008 by Pucuk in Coretan

6 responses to “Lembut Jadi Keras, Tegas Jadi Ganas

Subscribe to comments with RSS.

  1. Seru uey…..ijin baca2 mas..

  2. lanjutin aja dulu ceritanya, baru dech ada komentar

  3. Lagi mampir Mas…..baca-baca ada yang baru apa gak???

  4. 3. hmm… pak udin marah mungkin karena sudah 24 tahun kerja jadi guru tapi belum juga diangkat jadi PNS

  5. 1. Mungkin anak-anak melihat sesuatu yang berbeda antara cerita pak Udin dengan kenyataan yang ada.

    2. Cerita

    3. Pak Udin marah karena dibicarakan sama anak-anak

    Pertanyaan dari saya..,Apakah ada murid yang merekam kejadian tersebut?,he.he.he!:-D

  6. wah penasaran nich ama lanjutannya … hee….

    sukses selalu…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: