Seandainya Ujian Nasional tidak pernah ada   Leave a comment

Seandainya Ujian Nasional tidak pernah ada, mungkin tidak banyak masalah yang akan muncul.

Pemerintah khususnya kemendikbud tidak terlalu cape-cape bicara pengamanan UN, tidak juga berpikir uang untuk biaya pencetakan soal UN, tidak akan juga bicara cara pendistribusian soal UN, tidak bicara juga soal pengawasan apalagi pengamanan tentang pelaksanaan UN oleh pihak keamanan.

Adanya indikasi Korupsi yang ada pada pelaksanaan UN juga tidak perlu dipikirkan, kecurangan oleh guru tidak akan terlintas dalam pikiran kita, biaya SMS an untuk mencari kunci jawab pasti tidak perlu dikeluarkan.

Sekolah tidak perlu memberi pelajaran tambahan untu mata pelajaran yg di UN kan, Bimbel juga tidak perlu difokuskan hanya untuk mata pelajaran yg di UN kan saja.

Orang Tua juga tidak perlu memeras pikiran, tenaga mungkin juga doa. Mereka semua memasrahkan hanya pada mekanisme pendidikan saja.

Siswa tidak perlu sakit jantung atau stress karena memikirkan UN…..ah…andai UN itu tidak ada, kayanya lebih lebih adem ayem kali.

Kadang bila dipikir, utk apa pendidikan dilaksanakan ? untuk siswa kah. Atau untuk siapa ? padahal siswa itu hanya satu tujuannya….belajar sesuatu untuk kehidupannya. Tidak perlu diukur oleh standar secara nasional. Cukup oleh individual siswanya dan lingkungan di sekitarnya.

Ah….ini kan hanya andai…globalisasi kali.

Posted 22 April 2012 by Pucuk in Coretan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: