Nomor Plat Kendaraan Bermotor di Indonesia   Leave a comment

Setiap kendaraan bermotor di Indonesia mempunyai nomor kendaraan yang disesuaikan dengan asal kotanya. Ada 2 tanda yang dipakai yaitu huruf yang di depan angka menunjukkan wilayahnya (karesidenan, propinsi) dan huruf yang paling belakang menunjukkan asal kotanya. Cuma yang huruf yang belakang selalu berkembang sesuai dengan jumlah kendaraan di kota itu. Sebagai contoh nomor kendaraan AB4846EU. AB menunjukkan kendaraan ini asal DIY dan dan U menunjukkan ini adalah kendaraan dari Kabupaten Sleman. Huruf ini adalah perkembangan tanda setelah tanda E nomornya sudah habis. Awalnya di DIY huruf yang belakangnya adalah:
A : Kota Yogyakarta
B : Bantul
C : Kulon Progo
D : Gunung Kidul, dan
E : Sleman

Untuk melihat tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia,

No Tanda Keterangan No Tanda Keterangan
1. A Banten 31. DA Kalimantan Selatan
2. AA Kedu 32. DB Minahasa
3. AB Daerah Istimewa Yogyakarta 33. DD Sulawesi Selatan
4. AD Surakarta 34. DG Maluku Utara
5. AE Madiun 35. DK Bali
6. AG Kediri 36. DL Sangihe Talaud
7. B Daerah Khusus Ibukota Jakarta 37. DM Sulawesi Tenggara
8. BA Sumatera Barat 38. DN Sulawesi Tengah
9. BB Sumatera Utara 39. DR Lombok
10. BD Bengkulu 40. DS Irian jaya (Papua)
11. BE Lampung 41. E Cirebon
12. BG Sumatera Selatan 42. EA Sumbawa
13. BH Jambi 43. EB Flores
14. BK Sumatera Utara 44. ED Sumba
15. BL Daerah Istimewa Aceh 45 F Bogor
16. BM Riau 46. G Pekalongan
17. BN Bangka 47. H Semarang
18. AD Surakarta 48. K Pati
19. AE Madiun 49. KB Kalimantan Barat
20. AG Kediri 50. KH Kalimantan Tengah
21. BA Sumatera Barat 51. KT Kalimantan Timur
22. BB Tapanuli 52. L Surabaya
23. BE Lampung 53. M Madura
24. BG Sumatera Selatan 54. N Malang
25. BH Jambi 55. P Besuki
26. BK Sumatera Utara 56. R Banyumas
27. BL Daerah Istimewa Aceh 57. S Bojonegoro
28. BM Riau 58. T Purwakarta
29. BN Bangka 59. W Area Surabaya
30. D Bandung 60. Z Timur Bandun

Untuk Corps Diplomatik:

No Tanda Keterangan No Tanda Keterangan
1. CD 12 Amerika Serikat 55. CD 67 Singapore
2. CD 13 India 56. CD 68 Spain
3. CD 24 France 57. CD 69 Bangladesh
4. CD 14 Great Britain 58. CD 70 Panama
5. CD 25 Filipina 59. CD 71 UNICEF
6. CD 15 Vatikan 60. CD 72 UNESCO
7. CD 26 Austaralia 61. CD 73 FAO
8. CD 16 Norwegia 62. CD 74 WHO
9. CD 27 Irak 63. CD 75 Korea Selatan
10. CD 17 Pakistan 64. CD 76 ADB
11. CD 28 Belgia 65. CD 77 World Bank
12. CD 18 Myamar 66. CD 78 IMF
13. CD 29 Uni Emirat Arab 67. CD 79 ILO
14. CD 19 China 68. CD 80 Papua New G.
15. CD 20 Sweden 69. CD 81 Nigeria
16. CD 21 Saudi Arabia 70. CD 82 Chile
17. CD 22 Thailand 71. CD 83 UNHCR
18. CD 23 Egypt (Mesir) 72. CD 84 WFP
19. CD 30 Italy 73. CD 85 Venezuela
20. CD 31 Switzerland 74. CD 86 ESCAP
21. CD 32 Germany 75. CD 87 Colombia
22. CD 33 Srilanka 76. CD 88 Brunei
23. CD 34 Denmark 77. CD 89 UNIC
24. CD 35 Canada 78. CD 90 IFC
25. CD 36 Brazil 79. CD 91 UNTAET
26. CD 37 Russia 80. CD 97 Red Cross
27. CD 38 Afghanistan 81. CD 98 Morocco
28. CD 39 Yugoslavia 82. CD 99 European Union
29. CD 40 Czecho 83. CD 100 ASEAN Secr.
30. CD 41 Finland 84. CD 101 Tunesia
31. CD 42 Mexico 85. CD 102 Kuwait
32. CD 43 Hungary 86. CD 103 Laos
33. CD 44 Poland 87. CD 104 Palestina
34. CD 45 Iran 88. CD 105 Cuba
35. CD 47 Malaysia 89. CD 106 AIPO
36. CD 48 Turkey 90. CD 107 Libya
37. CD 49 Japan 91. CD 108 Peru
38. CD 50 Bulgaria 92. CD 109 Slovakia
39. CD 51 Cambodia 93. CD 110 Sudan
40. CD 52 Argentina 94. CD 111 ASEAN Found
41. CD 53 Romania 95. CD 112 UTUSAN
42. CD 54 Greece (Yunani) 96. CD 113 CIFOR
43. CD 55 Jordan 97. CD 114 Bosnia
44. CD 56 Austria 98. CD 115 Lebanon
45. CD 57 Syria 99. CD 116 South Africa
46. CD 58 UNDP 100. CD 117 Croatia
47. CD 59 New Zealand 101. CD 118 Ukraine
48. CD 60 Netherlands (Belanda) 102. CD 119 Mali
49. CD 61 Yemen 103. CD 120 Uzbekistan
50. CD 62 UPU 104. CD 121 Qatar
51. CD 63 Portugal 105. CD 122 UNFPA
52. CD 64 Algeria (Aljazair) 106. CD 123 Mozambique
53. CD 65 Korea Utara 107. CD 124 Marshall Ids
54. CD 66 Vietnam

Posted 18 Maret 2015 by Pucuk in Aku Tahu

NGOBROL SAMA MURID ! MUNGKINKAH ?   Leave a comment

Nani murid SMP negeri di Bogor menyampaikan keluhannya ke guru matematika, hal itu Ia sampaikan pada waktu Istirahat. Pak Diman nama guru tersebut mau juga melayani keluhan Nani. Keluhan Nani sebenarnya sepele, dia menceritakan ketidak mengertiannya tentang materi yang kemarin di bahas pak Diman.

Persoalannya bukan keluhannya nani sang murid, tetapi waktu yang di punya pak Dirman.

Menurut aturan PNS Guru, Guru harus mengabdikan dirinya 37.5 jam (1 jam = 60 menit)

Sedang aturan mengajar

minimal 24 jam / minggu (1 jam = 40 menit) = 24 jam x 40 menit = 960 menit atau setara 960/60 menit = 16 jam dan

maksimal 40 jam / minggu (1jam = 40 menit) = 40 jam x 40 menit = 1600 menit atau setara 1600/60 menit = 26.67 jam

Bila pak Diman mengajar matematika minimal 25 jam /minggu , kalau dihitung-hitung, kira kira bisa tidak pak Dirman melayani kebutuhan siswanya seperti Nani ?

Kalau melihat jam yang ditentukan oleh aturan bahwa guru harus mengajar minimal 24 jam atau mengabdikan dirinya 37.5 tentu saja hal itu (kebutuhan Nani) tidak bisa dilayani, karena kewajiban pokok saja sudah 39, 16 jam/minggu efektif.

Bagai mana dengan kegiatan pak Dirman yang lain ? seperti

  • Istirahat 30 menit / hari x 6 hari = 180 menit ?
  • Pembinaan sebagai wali kelas, minimal 30 menit / hari x 6 hari = 180 menit ?
  • Penambahan wawasan pak Dirman sehari-hari (membaca, melatih diri membuka wawasan di dunia maya ) ?
  • Pembuatan soal latihan, persiapan mengajar, mendiskusikan dengan rekan sejawat tentang kemajuan siswa ?
  • Kepedulian pada lingkungan sekolah ? ( kebersihan, kedisiplinan, karakter siswa)
  • Pelatihan yang menyangkut pendidikan (kurikulum)

Dan masih banyak hal yang harus dilakukan pak Dirman.

Akhirnya hampir semua teman sejawat pak Dirman akan antipati terhadap semua kejadian di sekolahnya. Hanya ada 1 (satu) tekat tetap mengajar, tetap mendidikan dan tetap memperhatikan ke adaan sekolah sekemampunya saja.

Pak Dirman hanya pesan sama teman seprofesi biarlah kita jalankan saja, walaupun tidak mungkin !

Posted 5 Desember 2014 by Pucuk in Coretan

Parabola yes   Leave a comment

Parabola yes

Kalau ada aja di bogor yang seperti,…mau beli ah….

Posted 21 November 2014 by Pucuk in Koleksi Photo

aku akan hidup benar dari jam ke jam   Leave a comment

Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya,”Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita ?”.
Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata, “Tidak, nak”.

Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi,”Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun ?”
Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.

“Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukankesalahan ?”
Ayahnya tertawa, “Mungkin tidak bisa juga, nak”.

“OK ayah, ini yang terakhir kali, apakah kita bisa hidup tidak berdosadalam 1 jam saja?”.
Akhirnya ayahnya mengangguk,”Kemungkinan besar, bisa nak dan kasih Tuhan lah yang akan memampukan kita untuk hidup benar”.

Anak ini tersenyum lega.

“Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah.
Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar……”

Posted 21 November 2014 by Pucuk in Renungan

statistik itu tidak bohong   Leave a comment

Guru: Ingat ya, statistik itu tidak bohong. Contohnya, jika dua belas orang dapat membangun sebuah rumah dalam 1 hari, satu orang dapat membangun rumah yang sama dalam 12 hari. Kalian paham yang kumaksud?
Murid-murid: Maksud guru berarti jika satu perahu dapat mengarungi satu samudera dalam 6 hari, enam perahu dapat mengarungi samudera dalam sehari?

Posted 13 November 2014 by Pucuk in Humor Matematika

Armaji tukang penjual pisang   Leave a comment

 photo tukangpisang.jpgArmaji tukang penjual pisang keliling di kota Bogor, maji sebutannya menawarkan pisangnya di depan toko yang banyak pengunjungnya. Ketika dagangannya sudah habis dia istirahat sambil mengeluarkan sebatang rokok . Dari raut mukanya ada cahaya kegembiraan yang merupakan pancaran hatinya.

Sambil menunggu istri yang sedang belanja di dalam toko, aku coba membuka pembicaran dengan Armaji.

Kang ! dagangannya sudah habis yah ? Allhamdullilah jawabnya.

Setiap hari selalu habis kang ? Allhamdullilah sesuai doa yang dipanjatkan.

Sambil menemani kang Armaji akupun mengeluarkan sebatang rokok.

Wah hebat dong kang, boleh dong minta doa yang selalu dipanjatkannya apa kang ? sambil terkekeh-kekeh dia bilang doa biasa aja. Yang penting kita minta pada pemilik kita, pemilik kehidupan ini.

Akang kalau berdoa sesudah shalat ? tidak selalu sudah shalat, doa akang mah kapan aja dan dimana saja. Yang penting kita selalu ingat pada pemilik kehidupan ini.

Akang punya anak berapa ? Allhamdullah 3 orang yang 1 baru lulus sarjana yang 2 lagi sudah kerja. Dimana kang mereka kerjanya ? di kementerian Anu….wah hebat kerja disitu mah jawab ku. Ah orang mah tidak ada yang hebat anak-anak bisa sampai lulus Sarjana karena usaha dan restu pemilik kehidupan ini, bahkan yang nomor dua sekarang sudah Doktor, yang kedua master. Itu juga kata mereka, akang mah tidak tahu sekolah yang begituan.

Yang penting kata kang Armaji, mereka bisa hidup baik, ikuti aturan tidak boleh menyakiti makhluk lain, karena bila hal tersebut dilanggar pemilik kehidupan ini akan marah dan akan menghukum kita dengan kehidupan yang tidak nyaman.

Anak-anak tidak malu melihat bapaknya masih jual pisang keliling….he..he. armaji tersenyum, kalau mereka malu tidak mungkin mereka bawa teman-temannya kesini untu beli pisang saya.

Ternyata Armaji bukan hanya bisa membimbing anak-anaknya sampai sarjana tapi kehidupan materi pun sangat cukup. Luas lahan hasil pembelian nyicil seluas 600 m2 dipakai untuk rumah 60 m2, sisanya ditanami tanaman untuk kebutuhan sehari-hari. Kerjapun tidak seharian kang Maji hanya memulai kerja jam 5.00 pagi sampai jam 13.00, itupun sebagaian waktunya dia pakai untuk mencari pisang untuk jualan besoknya.

Ternyata hidup itu medah menurut kang Armaji, ikuti saja keinginan pemilik kehidupan ini dan jangan menentangnya. Pasti semua akan aman dan nyaman katanya.

Armaji ini bukan seorang yang taat menjalankan ritual keagamaan, tapi Dia taat pada nilai-nilai kehidupan. Mau menolong orang , tidak meyakiti mahluk lain, mau memasrahkan semua urusan pada pemilik alam ini, jangan serakah, rukun dengan keluarga, tetangga dan yang terpenting katanya awali kegiatan dengan doa, Syukuri apa yang didapat, rasakan kenikmatan itu sampai terasa…he..he..sambil terkekeh dia cerita.

Istriku keluar toko akupun pamit pada kang Armaji. Setelah menyebrang jalan aku lirik kang Armaji ternyata Dia juga sedah berjalan sambil menggendong keranjang yang sudah kosong

Sejenak aku termenung, kang armaji tidak mau menyakiti saya untuk mengakhiri obrolan. Dia menunggu saya yang mengakhirinya. Ternyata dia lebih baik dari yang telihat.

sebenarnya kang Armaj ini agamanya apa yah ? ah kok jadi pikiran, agama tidak lebih penting dari pencipta agama itu sendiri

Posted 8 November 2014 by Pucuk in Coretan, Renungan

Sirsak   Leave a comment

Buah sirsak

Sirsak

(Annona muricata, Linn. (Latin))

Familia :
Annonaceae

Uraian :
Sirsak (Annona muricata) berupa tumbuhan atau potion yang berbatang utama berukuran kecil dan rendah. Daunnya berbentuk bulat telur agak tebal dan pada permukaan bagian atas yang halus berwarna hijau tua sedang pada bagian bawahnya mempunyai warna lebih muda. Tumbuhan ini dapat tumbuh di sembarang tempat. Tetapi untuk memperoleh hasil buah yang banyak dan besar-besar, maka yang paling balk ditanam di daerah yang tanahnya cukup mengandung air. Di Indonesia, sirsak tumbuh dengan baik pada daerah yang mempuyai ketinggian kurang dari 1000 meter di atas permukaan laut. Nama Sirsak itu sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Belanda Zuurzak yang kuranglebih berarti kantung yang asam. Buah Sirsak yang sudah masak lebih berasa asam daripada manis. Pengembangbiakan sirsak yang paling baik adalah melalui okulasi dan akan menghasilkan buah pada usia 4 tahunan setelah ditanam.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH: Sirsak (Indonesia) Nangka sabrang, Nangka landa (Jawa) Nangka Walanda, Sirsak (Sunda) Nangka buris (Madura) Srikaya jawa (Bali) Deureuyan belanda (Aceh) Durio ulondro (Nias) Durian batawi (Minangkabau) Jambu landa (Lampung) Langelo walanda (Gorontalo) Sirikaya balanda (Bugis dan Ujungpandang) Wakano (Nusa Laut) Naka walanda (Ternate) Naka (Flores) Ai ata malai (Timor)

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Pemanfaatan :

Khasiat dan manfaat untuk pengobatan:

Ambeien
Bahan: buah sirsak yang sudah masak;
Cara membuat: diperas untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas;
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Sakit Kandung Air Seni
Bahan: buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya;
Cara membuat: semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak;
Cara menggunakan : dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.

Bayi Mencret
Bahan: buah-sirsak yang sudah masak;
Cara membuat: buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya;
Cara menggunakan : diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.

Anyang-anyangen (sering kecing tetapi sedikit dan terasa sakit)
Bahan: sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya;
Cara membuat: sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas; Cara menggunakan : disaring dan diminum.

Sakit Pinggang
Bahan: 20 lembar daun sirsak;
Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas;
Cara menggunakan : diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.

Bisul
Bahan: daun sirsak yang masih muda secukupnya;
Cara membuat: ditumbuk halus dan ditambah 1/2 sendok air, diaduk sampai merata;
Cara menggunakan : ditempelkan pada bagian bisul.

Komposisi :
Sirsak (Annona muricata) pada setiap 100 gramnya mengandung nilai kalori sebanyak 65 kalori, protein 1 gram, lemak 0,3 gram, hidrat arang 16,3 gram, kalsium 14 miligram, fosfor 27 miligram, besi 0,6 miligram, vitamin A 10 SI, vitamin B, 0,07 miligram, vitamin C 20 miligram dan zat air 81,7 persen. Di samping itu, pada bagian daun clan batangnya mengandung unsur senyawa tanin, fitosterol, ca-oksalat clan alakaloid murisine.

sumber : http://www.iptek.net.id

Posted 13 Mei 2013 by Pucuk in Artikel, Tumbuhan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: